Makalah Level Organisasi dan Aktivitas Manajemen


BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Oleh karena pada setiap level dalam organisasi melakukan kegiatan yang berbeda maka diperlukannya suatu informasi yang berbeda pula. Untuk sistem informasi dilevel atas umumnya digunakan dalam perancanan strategik dan membuat alternatif pemecahan masalah untuk level menengah berfungsi sebagai pengendalian yang sifatnya setengah terstruktur dan untuk level bawah digunakan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan rutin guna keperluan mengawasi seluruh arus dari transaksi yang terjadi diorganisasi.
1.2. Rumusan Masalah
1. Apa saja sistem informasi berdasarkan level organisasi ?
2. Apa saja sistem informasi berdasarkan aktivitas yang didukungnya pada level manajemen ?
1.3. Tujuan Makalah
Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini adalah:
1. Untuk mengetahui sistem informasi berdasarkan level organisasi.
2. Untuk mengetahui sistem informasi berdasarkan aktivitas yang didukungnya pada level manajemen.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Level Organisasi
2.1.1 Sistem Informasi Departement
Sistem informasi departemen merupakan sistem informasi yang hanya digunakan dalam sebuah departemen Sebagai contoh, departemen pendayagunaan SDM yang memiliki beberapa program/aplikasi yang membentuk pembagian tugas dari setiap program/aplikasi tersebut.
Dengan demikian, keberhasilan sistem informasi departemen tergantung pada bagaimana sistem informasi departemen dapat memuaskan pengguna dan mengikuti target yang telah ditetapkan. Karakteristik yang harus dipertimbangkan dalam penyampaian layanan ini meliputi akurasi, kelengkapan, ketepatan waktu dan distribusi yang tepat terhadap output yang terkait dengan pemrosesan aplikasi. Banyak alat yang tersedia untuk memantau efisiensi dan efektivitas layanan yang disediakan oleh personel sistem informasi. Tentu hal ini menjadi rumit.
2.1.2 Sistem informasi Perusahaan
Sistem informasi perusahaan (enterprise information system/ EntIS ) merupakan suatu sistem komputer yang dapat melakukan tugasnya bagi semua unit organisasi secara terintegrasi dan terkoordinir. Sistem ini merupakan penggembangan lebih lanjut dari sistem informasi departemen dan sistem terpadu yang dapat dipakai oleh sejumlah departemen secara bersama-sama.
Alasan penggunaan Enterprise karena sistem ini mencangkup seluruh set proses yang digunakan oleh organisasi,
· Manufaktur
· Penjualan
· Pembeliaan
· Fungsi bisnis lainnya.
Tujuan EntIS :
a. Mengumpulkan dan menyebarkan data ke seluruh proses yang terdapat di sebuah organisasi
b. EntIS menyediakan data yang digunakan manajer untuk membuat sebuah keputusan dalam merencanakan dan mengendalikan proses bisnis.
Evolusi sistem informasi perusahaan dimulai dengan ide untuk membuat suatu tempat penyimpanan yang dapat diakses oleh seluruh resource yang ada di dalam perusahaan.
a. Tahun 1960, Sistem Pengolahan Transaksi
· Berevolusi menjadi SIM ,hal tersebut dikarenakan para manajer tidak puas hanya menghitung apa yang telah terjadi di dalam bisnis, mereka ingin mengendalikan bisnis di masa depan.
· Berevolusi menjadi Sistem Pencatatan Kebutuhan Material (MRP), MRP pertama kali dikembangkan di area manufaktur untuk mengawasi permasalahan pengendalian persediaan yang rumit.
b. MRP II
· Menyatukan proses bisnis yang sebelumnya dipandang sebagai proses-prose yang terpisah. Menyatukan berbagai proses berarti mengintegrasikan berbagai sistem Informasi terpisah untuk proses tersebut.
· Menggambarkan perubahan pola pikir manajemen untuk memperlakukan berbagai prose yang terpisah tetapi berkaitan erat sebagai satu kesatuan. Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan sistem informasi mengenai berbagai proses di dalam batas perusahaan dikonsolidasi.
Kegagalan Sistem Informasi Perusahaan
a. Kegagalan sistem informasi perusahaan mencakup proyek yang ditinggalkan sebelum penerapannya, sehingga organisasi kembali menggunakan sistem informasi perusahaan terdahulu.
b. Langkah-langkah yang dapat diambil organisasi untuk meminimalkan kemungkinan kegagalan sistem informasi perusahaan :
· Mengerti kerumitan organisasi.
· Mengenali proses yang dapat menurun nilainya bila standarisasi dipaksakan.
· Mencapai konsensus dalam organisasi sebelum memutuskan untuk menerapkan sistem informasi perusahaan.
Masa Depan Sistem Informasi Perusahaan
a. Pertumbuhan industri ERP lebih dari 30 persen per tahun, sehingga sulit untuk membuat prediksi ke masa depan.
b. Ada dua arah yang sedang ditempuh industri tersebut untuk membuat prediksi ke masa depan, yaitu :
· Pengembangan sistem informasi perusahaan yang lebih cepat.
· Perubahan yang lebih luas dari perencanaan sumber daya perusahaan menjadi manajemen SD perusahaan (gerakan untuk merencanakan dan mengendalikan berbagai proses bisnis dengan mengendalikan deskripsi proses dan data).
2.1.3 Sistem Informasi Antarorganisasi
Sistem informasi antar organisasi (interorgani-zational information system IOS/interorganization system) merupakan jenis sistem informasi yang menghubungkan dua organisasi/lebih bekerja sama dalam pemakaian teknologi komputer dan telekomunikasi (teknologi informasi). Model sistem informasi ini banyak diimplementasikan pada perdagangan elektronis (e-Commerce) yang menghubungkan pemasok dan penjual, atau yang lebih dikenal dengan sebutan B2B atau Business to Business.
Secara garis besar,tiga jenis sistem(berdasarkan topologi infrastruktur) yang ditawarkan bagi perusahaan-perusahaan yang berniat mengimplementasikan IOS:
a. Intranet, jaringan internal perusahaan yang menghubungkan antara kantor pusat dengan kantor-kantor cabang yang terpisah secara geografis (lokal maupun internasional);
b. Internet, jaringan komputer publik yang berpotensi sebagai penghubung perusahaan dengan pelanggan (atau calon pelanggan) atau market;
c. Ekstranet, jaringan yang dibangun sebagai alat komunikasi antar perusahaan dengan rekanan bisnisnya, seperti supplier, distributor, dan lain sebagainya.
Manfaat IOS
a. Efisiensi Komparatif : dengan bergabung Dalam IOS, para mitra dagang dapat menyediakan barang dan jasa mereka dengan biaya yang lebih murah daripada pesaing mereka
· Efisiensi internal; perbaikan-perbaikan dalam operasi perusahaan tersebut sehingga dapat mengumpulkan data dan menganalisisnya lebih cepat serta membuat keuputusan lebih tepat dan cepat.
· Efisiensi Internal : perbaikan-perbaikan dalam operasi perusahaan tersebut sehingga dapat mengumpulkan data menganilisi nya lebih cepat serta membuat keputusan lebih tepat dan cepat.
· Efisiensi antar-organisasi : perbaikan-perbaikan diperoleh melalui kerjasama dengan perusahaan lain.
b. Kekuatan Tawar-menawar: Kemampuan suatu perusahaan untuk menyelesaikan perselisihan dengan pemasok dan pelanggannya yang menguntungkan dirinya disebut kekuatan tawar menawar (bargaining power). Kekuatan itu berasal dari tiga metode dasar
· Menawarkan keistimewaan produk yang unik
· Mengurangi biaya yang berhubungan dengan pencarian
· Meningkatkan biaya peralihan .
Yang melatar belakang perusahaan untuk melakukan IOS, antara lain:
a. New Products.
b. New Services
c. Eficiency
d. Joint Operation
e. Strategic Alliances
f. Customer Supplier Relationship
g. Outsourcing
h. Image Building
Pada intinya, IOS mudah sekali diimplementasikan saat ini karena adanya peranan teknologi informasi yang telah “meniadakan” batas-batas antar waktu dan ruang (time and space). Demikian pula dengan alam kompetisi yang menuntut perusahaan untuk semakin memfokuskan diri pada kompetensinya (real core business) dan bekerja sama dengan perusahaan lain untuk membantu proses penciptaan produk atau jasa tersebut, sehingga kualitas produk atau jasa dapat ditingkatkan, sejalan dengan peningkatan kinerja perusahaan (efisiensi, efektivitas, dan kontrol internal).
2.2 Aktivitas Manajemen
Sistem informasi dapat diklasifikasikan berdasarkan aktivitas yang didukungnya pada level manajemen (Ebert dan Griffin, 2003), pembagiannya yaitu sebagai berikut:
2.2.1 Sistem Informasi Pengetahuan
Sistem Informasi Pengetahuan ( Knowledge Information System) merupakan sistem informasi yang mendukung aktivitas pekerja berpengetahuan. Sistem seperti ES (sistem kepakaran ) dan OAS termasuk dalam kategori ini.
2.2.2 Ssistem Informasi Operasional
Merupakan Sistem yang berhubungan langsung dengan kegiatan operasi organisasi sehari-hari, seperti penempatan pesanan, pembelian, dan pencatatan jumlah jam kerja pegawai, TPS, SIM, dan DSS sederhana termasuk dalam jenis sistem informasi ini.
2.2.3 Sistem Informasi Manajerial
Sesuai dengan namanya, sistem informasi manajerial adalah sistem informasi yang menunjang kegiatan-kegiatan yang bersifat manajerial. Sistem ini menyediakan hal-hal berikut:
a. Ringkasan statistik.
b. Laporan perkecualian.
c. Laporan periodis dan laporan yang dibutuhkan sewaktu-waktu (ad hoc report).
d. Analisis perbandingan, misalnya perbandingan terhadap kompetitor, kinerja masa lalu, atau dengan standar industri.
e. Proyeksi, misalnya proyeksi arus kas, pangsa pasar,dan penjualan di masa mendatang.
f. Pendeteksian masalah secara dini.
g. Keputusan-keputusan rutin.
h. Hubungan antar manajer, yang memungkinkan para manajer dapat berkomunikasi secara elektronis,
2.2.4 Sistem Informasi Strategis
Sistem informasi strategis (Strategic Information System) adalah sistem yang membantu perusahaan mendapatkan keunggulan kompetitif melalui kontribusinya pada tujuan strategis perusahaan atau kemampuan untuk secara signifikan meningkatkan kinerja dan produktivitas sehingga mampu mengurangi kelemahan bersaing. Sistem tersebut digunakan untuk menangani masalah-masalah strategis dalam organisasi dan sangat bermanfaat untuk mendukung operasi dan proses-proses manajemen yang menyediakan jasa dan produk strategis untuk menuju keunggulan yang kompetitif
Ada dua pengaruh penerapan Sistem Informasi Strategis yaitu:
Pengaruh Bersaing
a. Kelompok SIS ini mampu menciptakan aliansi dengan pelanggan, yang dapat menimbulkan biaya bagi pelanggan untuk berpaling ke pesaing atau menimbulkan biaya bagi pesaing baru untuk masuk pasar. Berikut beberapa pengaruh Bersaing SIS:
· Siklus perkembangan produk
· Memperkuat kualitas produk
· Kelompok penjualan dan dukungan penjualan
· Otomatisasi siklus pesanan
· Pengurangan biaya kantor
· Manajemen saluran produk dan persediaan
· Pengurangan level management
· Penguatan tampilan produk dna ancaman terhadap produk pengganti
b. Pengaruh Industri.
Pengaruh-pengaruh ini meliputi seluruh industri pemasok dan beberapa pelanggan. Berikut Pengaruh Industri SIS:
· Sistem produk dan jasa
· Siklus hidup produk
· Skop geografis
· Skala ekonomis pada produksi
· Perpindahan dalam tempat nilai tambah
· Kekuatan menawar dari pemasok
· Penciptaan berbisnis baru
Manfaat SIS Penggunaan TI
a. Meningkatkan Operasi Bisnis,
b. Mempromosikan inovasi bisnis,
c. Mempertahankan pelanggan dan pemasok.
d. Membentuk biaya pengganti (switching cost)
e. Membentuk tembok pengahalang bagi pendatang baru
f. Membangun suatu „Platform‟ TI strategis
g. Mengembangan sistem Informasi Strategis
Peranan Sistem Informasi Strategis
a. Penggunaan teknologi informasi untuk menghasilkan produk layanan
b. Meningkatkan kemampuan perusahaan dalam mencapai keunggulan kompetitifnya
c. Membantu perusahaan dalam menghadapi pasar global .
Penerapan Sistem Informasi dapat dikatakan strategis jika tujuannya memenuhi kriteria:
a. Mencapai posisi kepemimpinan biaya yang rendah
b. Menyediakan diferensiasi produk / jasa dan nilai bagi konsumen yang lebih besar
c. Menciptakan aliansi antar perusahaan dan pemasok serta pelanggannya, sehingga mengurangi biaya untuk pemasok dan menyediakan dukungan khusus bagi pelanggannya
d. Meningkatkan nilai suatu produk / jasa dengan menyediakan tampilan atau dukungan yang inovatif
e. Memungkinkan pertumbuhan pada pasar yang ada secara geografis atau ekspansi volume.
f. Membantu mengenalkan suatu produk ke pasar

BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Perkembangan sistem informasi merupakan salah satu tolak ukur kemampuan adaptasi suatu perusahaan terhadap perkembangan zaman. Pada era persaingan global dan kompetisi yang semakin ketat, setiap perusahaan harus mampu melakukan inovasi dalam perkembangan sistem informasi agar efektifitas dan tujuan perusahaan serta daya saing perusahaan dapat terbangun dengan baik.
Dalam membangun teknologi dan sistem informasi, perusahaan memerlukan perubahan yang terus menerus dan berkelanjutan. Teknologi dan sistem informasi yang merupakan kolaborasi antara teknologi informasi dan komunikasi yang memainkan peran utama pengembangan sistem informasi merupakan sebuah alat utama yang digunakan sebagai penentu daya saing suatu perusahaan.
3.2. Saran
Sistem Informasi perlu diterapkan dalam seluruh perusahaan, agar meningkatkan kinerja perusahaan. Dengan adanya Sistem Informasi Manajemen sebuah perusahaan dapat mengatasi permasalahan yang terjadi dengan pengambilan keputusan yang tepat oleh manajemen.

Terimakasih sudah membaca artikel makalah level organisasi dan aktivitas manajemen, mohon maaf jika paragrafnya berantakan, agar lebih rapi silahkan download makalah level organisasi dan aktivitas manajemen.

Mobil Travel Majalengka Solusi Merantau hingga Pintu Tujuan

mobil travel majalengka
Sobat tinta sekalian kali ini saya akan menceritakan mobil travel majalengka sebagai sarana merantau ke Jakarta (Jakarta-Depok-Tangerang) hingga pintu tujuan. Ya… sudah >9 tahun saya bepergian dari Majalengka ke Jakarta dengan mobil travel, memang bukan mobil travel yang ber ac ataupun yabg besar tapi ya nyamanlah. Mobil travel ini hanya mobil suzuki caryy 1.5 dan sekarang ditambah suzuki apv, dengan keterbatasan fasilitas membuat mobil travel ini murah dan terjangkau untuk orang-orang Majalengka yang merantau. Mobil travel ini berasal dari Dusun Cisaar, Desa Gununglarang, Kec. Bantarujeg Kab. Majalengka Pastinya. Memang dari Majalengkapun banyak sekali bis yang lewat sayapun sering naik bintang sanepa, berkah jaya, widia dan yang lain-lainnya. Tapi, perbedaannya adalah bagaimana kalo pulang sore menjelang malem? bagaimana kalo males naik turun? nah…mungkin itulah yang membuat kita harus beralih menggunakan mobil travel. Berikut adalah mobil travel majalengka yang rutin mengantar perantau pulang pergi majalengka-jakarta.
Kapan Berangkat?
Travel ini berangkat rutinitas setiap hari Minggu, Selasa dan Kamis dari Dusun Cisaar. Untuk yang dari Jadetabek tidak ada jam pasti, karena tergantung seberapa jauh penumpang yang di antar tapi biasanya pulang dari jabodetabek male hingga sampe Majalengka Pagi.
Berapa Harga Ongkosnya?
Ongkosnya 120.000-130.000, ongkos berubah sewaktu-waktu ketika musim liburan, ataupun hari raya.
Bagaimana Memesan Kursi?
Silahkan kontak nomor telepon dibawah dengan memperkenalkan siapa? dan mau kemana? dan asal dari mana? ya.. taulah bagaimna caranya.
Bapak Lusi <==> 081310444968 (No WA SMS/Telpon)
Bapak Nanang <==>085315695188 (No WA SMS/Telpon).

Tulisan ieu kanggo perantau nu hese uih ka majalengka dugi ka bumina pisan.
Tulisan ini hanya bahan informasi untuk yang membutuhkannya, apabila ada kesalahan kritik dan saran silahkan melalui:
email : perdiantoputraratmaja@gmail.com

Mutasi Balik Nama Motor Depok ke Majalengka Jawa Barat

Sobat tinta sekalian, kali ini admin akan membahas mengenai mutasi atau balik nama motor dari depok ke majalengka.
Langsung saja, berikut adalah tata cara mutasi motor dari depok ke majalengka.
Karena motor saya di stnk terdaftar di samsat kota depok, maka saya langsung ke samsat kota depok yang berada di Jl. Merdeka Raya No. 2 16411. Untuk mutasi luar derah datang sebelum jam 2.
Cabut berkas di samsat depok…
Datang ke loket mutasi luar daerah yang ada di lantai 1…


IMG_20170802_105323


Loket akan meminta kelengkapan berkas, petugas akan mengarahkan ke bagian fotokopi untuk merapihkan dan di bandel dengan stomap. Di fotokopi membayar 8rb, walaupun berkas yang difotokopi sedikit. Jadi mendingan fotokopi di samsat aja, karena fotokopi samsat lebih mengerti. Mengenai kelengkapan berkas jangan lupa membawa kwitansi pembelian…
Selain kelengkapan berkas biasanya loket akan disuruh untuk cek fisik terlebih dahulu, silahkan cek fisik di tempatnya yang ada di luar gedung. Di loket cek fisik biasanya akan diminta membayar 30rb tanpa kwitansi.
Setelah cek fisik,  silahkan kembali lagi ke loket mutasi luar daerah. Sepengalaman, di loket akan diminta 425rb, tapi saya tidak langsung membayar dan berkata “ pak, koq mahal banget ya? di banner depan cuma 150rb “ berikut adalah referensinya.


REFERENSI biaya mutasi…

- Teman baru saja melakukan balik nama sebulan yang lalu.
- Situs BAPENDA Jawa Barat
https://bapenda.jabarprov.go.id/2017/03/21/biaya-balik-nama-kendaraan-bermotor-dan-mutasi-2017
- Banner di tiap samsat.


Biaya-Mutasi-Motor
Sebelum ke loket silahkan cek biayanya di internet ataupun banner di tiap samsat.
Selanjutnya pegawai samsat berkata “ bisa 150rb tapi kamu urus sendiri ke polda yang di semanggi” , kemudian saya menjawab “ya udah pak boleh”.
Akhirnya beberapa jam kemudian saya dikasih berkas untuk ke polda :
IMG_20170801_132726
Setelah sampai ke polda langsung menuju mutasi, kemudian kata petugas “ kamu harus fiskal dan cabut arsip dulu disamsat depok”.  Besoknya saya kembali ke samsat depok untuk fiskal dan cabut arsip, Di loket fiskal lt 2 di cek denda dan tunggakan namun karena tanggal jatuh tempo stnk saya tepat pada hari itu maka tidak ada pembayaran tunggakan hanya bayar loket 20 rb. Dari Fiskal saya dikasih berkas warna putih:
FISKAL di lantai 2…

IMG_20170802_111436
IMG_20170802_112141
Setelah fiskal, silahkan ke loket arsip yang ada di bawah lt. basement.


ARSIP di lantai basement…
Dari loket arsip dikasih faktur penjual dll. yang di bandel 1 map.

Jangan mau kalo disuruh ke POLDA…
Setelah fiskal dan arsip saya balik lagi ke polda, petugas polda yang ini bilang “ Kamu gak bisa nganterin langsung kesini, proses mutasi harus di selesaikan di samsat terdaftar dan yang harus ke polda adalah petugas dari samsat kalaupun ada yang nyuruh kamu kesini itu oknum. Kamu balik lagi ke samsat depok bilang suruhurusin kalau loket gak mau kamu lapor aja ke pengaduan nanti diarahin” . Saya juga ditunjukan peraturan mutasi pedoman di polda,
IMG_20170803_102734
-Dalam proses mutasi kendaraan bermotor ke luar daerah,wajib pajak tidak berkenan membawa berkas/dokumen sendiri ke pelayanan mutasi subdit regident;
-Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada proses Penerbitan Surat Mutasi Kendaraan Bermotor ke Luar Daerah harus dibayarkan di masing masing samsat;

Itulah sobat, sebagai pembelajaran ternyata oknumnya bukan hanya calo di luar loket tapi didalem lebih parah. haha.. 
Kemudian besoknya, saya kembali ke samsat depok dibagian mutasi luar daerah. berikut percakapannya.
Saya : “ Pak, kata petugas POLDA saya di suruh selesaikan semuanya di samsat ini?”
Petugas : “ iya..kan saya udah bilang kalo 1 paket ya 425rb, kamu yang mau urus sendiri ke POLDA katanya”
Saya : “ Iya kirain kalau saya sendiri yang ke POLDA bisa pak, pak dibanner depan aja 150 rb knapa disini 425rb?”
Petugas : “ Ya kan ke POLDA saya butuh ongkos ama biaya nulis”
Saya :  “ ya..kan 150rb udah termasuk itu semua pak, teman saya aja kemarin baru banget cabut berkas cman 150rb di samsat jakarta selatan knapa disini mahal banget?”
Petugas : “ Ya udah saya urusin deh… kamu kesini lagi setelah 4 minggu bawa kertas ini”(Dikasih selembaran tanda terima bahwa stnk,bpkb ditahan disamsat untuk proses mutasi)
Saya : “ OK pak, terimakasih”
Sobat sekalian, setelah dari polda saya tidak langsung ke pengaduan. Rencananya mau ngobrol dulu kalau tidak mau ngurusin baru ke pengaduan.

4 Minggu kemudian..
Saya ke samsat depok ke loket mutasi luar daerah :
Saya : “Pak mau ambil berkas mutasi (sambil memberikan kertas tanda terima")
Petugas : “Tunggu dicari dulu”
Beberapa menit kemudian…
Petugas : “ NIh berkasnya…(dikasih satu bandel map")
Saya : “ ok..terimakasih pak”
Kemudian saya cek kembali apa saja berkas yang baru dari polda:
Surat Keterangan Pindah Pennganti STNK dari POLDA
polda jkt
Mutasi Ranmor dari POLDA
polda
poldajktmap
Sebagai tambahan, ketika akan ke samsat Majalengka motornya dibawa karena akan cek fisik ulang…
Motor dibawa untuk cek fisik ulang…
Welcome to Majalengka…
samsat-majalengka
Silahkan datang ke samsat Majalengka yang ada di Jl. K. H. Abdul Halim No. 88 Majalengka, ya…lokasinya gak jauh dari Hotel Putra Jaya atau Bunderan Munjul.
Caranya tidak jauh beda dari yang di samsat depok, silahkan menuju ke loket Mutasi yang ada di lantai basement.
Petugas loket akan memeriksa kelengkapan berkas, ketika sudah lengkap akan di suruh untuk cek fisik ulang, pemotretan motor. Biaya gesek nomor mesin di samsat majalengka 20rb.
Setelah cek fisik, balik lagi ke loket mutasi. Petugas akan menyuruh untuk fotokopi fiskal untuk surat jalan, tidak hanya fiskal tapi petugas memberikan surat jalan sementara beserta plat nomor sementara yang bisa digunakan selama 30 hari. Tapi petugas menyuruh kembali lagi sekitar 2-3 Mingguan, biaya yang dikeluarkan 100rb.
IMG_20171005_083638
Surat jalan sementara ini bisa digunakan di seluruh indonesia jadi jangan khawatir kalau sebulan ini mau dibawa lagi keluar Majalengka.

2 Minggu Kemudian…
Silahkan langsung menuju loket mutasi dengan membawa plat nomor dan surat jalan sementara yang diberikan sebelumnya diberikan.
Selanjutnya diminta biaya 425rb dengan detail:
-Biaya penerbitan BPKB 225RB
-Biaya Crosscek BPKP 200rb
Pada tahap ini sudah di kasih berkas mutasi dalam map…
map
Proses selanjutnya disuruh ke POLRES Majalengka ke loket BPKB online. Setelah selesai kembali lagi ke samsat Majalengka di lantai 1 ke loket 1 pendaftaran dan penetapan.
IMG_20171005_103546
Pembayaran Pajak sesuai STNK…
Silahkan kasih berkas mutasi yang dimap, beberapa menit kemudian akan di panggil teller ke loket pembayaran BJB.
IMG_20171005_112403
Diloket ini disuruh membayar pajak,bbnkb,biaya admin pokoknya yang ada di stnk.Punya ane motor matic 125 cc kena 621rb ada denda karena telat gak bayar pajak setahun.
Kemudian akan dipanggil di loket 2 untuk pengambilan stnk.
Setelah ambil stnk, silahkan ambil plat nomor di bawah.
Pada tahap ini STNK sudah ada tinggal menunggu BPKB selama 2 bulan.
Tulisan ini  hanya sebagai media referensi bagi yang membutuhkannya, jika ada kesalahan ataupun kritik dan saran bisa melalui :
email : perdiantoputraratmaja@gmail.com

Pasir OleOle Wisata Majalengka Kekinian

Baru-baru ini ada spot foto yang lagi buming di Majalengka, ya…pasir oleole namanya. Lebih tepatnya pasir ole-ole berada di dusun Cipicung Desa Gununglarang Kecamatan Bantarujeg Kabupaten Majalengka. Jauh dari perkotaan pasir oleole menyediakan berbagai spot foto juga kenyamanan karena terletak di hutan pinus yang bikin adem napas, adem mata ama adem ati juga pastinya. Ya…secara generasi milenial banyak yang sering galau gak jelas, disinilah tempat yang pas buat nenangin diri ama teriak-teriak…
Apa aja sih yang ada di pasir ole-ole?
Kibeusi Alone…
kibeusi alone

Rumah Pohon…

rumah pohon

Menyatakan Cinta….

nyatain cinta
Tebing LDR…
tebing ldr

Sayap Malaikat…

sayap malaikat
Berlayar diangkasa…
berlayar diangkasa
Yang ini apaa yah? Lupa namanya…
penunjuk galau
Wah…luar biasa ternyata ada surga tersembunyi di Majalengka, bagi kalian yang ingin yang ingin pergi kesana berikut rutenya:
Via Talaga :
= Bantarujeg - Babakansari – Cisaar – Pasir Ole Ole
= Cidomas – Cigunung – Gununglarang – Cisaar – Pasir Ole Ole
= Cikidang – Cidomas – Cigunung – Gununglarang – Cisaar - Pasir Ole Ole
Via Cihaur :
=Cihaur – Haurgeulis – Cikidang -  Cidomas – Cigunung – Gunuglarang – Cisaar Pasir Ole Ole
Tunggu apa lagi? Let’s go Explore Majalengka.
“ Majalengka is the Comfortable City ”
Tulisan ini hanya media informasi bagi yang membutuhkannya, mohon maaf bila ada kesalahan dan menyinggung piha-pihak tertentu. Kritik dan saran membangun demi kenyamanan bersama bisa disampaikan kepada admin melalui :

Makalah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

proklamasi
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Pada tanggal 6 Agustus 1945 sebuah bom atom dijatuhkan di atas kota Hiroshima Jepang oleh Amerika Serikat yang mulai menurunkan moral semangat tentara Jepang di seluruh dunia. Sehari kemudian Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI, atau "Dokuritsu Junbi Cosakai", berganti nama menjadi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau disebut juga Dokuritsu Junbi Inkai dalam bahasa Jepang, untuk lebih menegaskan keinginan dan tujuan mencapai kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 9 Agustus 1945, bom atom kedua dijatuhkan di atas Nagasaki sehingga menyebabkan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Momen ini pun dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaannya
Soekarno, Hatta selaku pimpinan PPKI dan Radjiman Wedyodiningrat sebagai mantan ketua BPUPKI diterbangkan ke Dalat, 250 km di sebelah timur laut Saigon, Vietnam untuk bertemu Marsekal Terauchi. Mereka dikabarkan bahwa pasukan Jepang sedang di ambang kekalahan dan akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. Sementara itu di Indonesia, pada tanggal 10 Agustus 1945, Sutan Syahrir telah mendengar berita lewat radio bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu. Para pejuang bawah tanah bersiap-siap memproklamasikan kemerdekaan RI, dan menolak bentuk kemerdekaan yang diberikan sebagai hadiah Jepang.
Pada tanggal 12 Agustus 1945, Jepang melalui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dan proklamasi kemerdekaan dapat dilaksanakan dalam beberapa hari, tergantung cara kerja PPKI. Meskipun demikian Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 24 Agustus.
Dua hari kemudian, saat Soekarno, Hatta dan Radjiman kembali ke tanah air dari Dalat, Sutan Syahrir mendesak agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan karena menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai tipu muslihat Jepang, karena Jepang setiap saat sudah harus menyerah kepada Sekutu dan demi menghindari perpecahan dalam kubu nasionalis, antara yang anti dan pro Jepang. Hatta menceritakan kepada Syahrir tentang hasil pertemuan di Dalat. Soekarno belum yakin bahwa Jepang memang telah menyerah, dan proklamasi kemerdekaan RI saat itu dapat menimbulkan pertumpahan darah yang besar, dan dapat berakibat sangat fatal jika para pejuang Indonesia belum siap. Soekarno mengingatkan Hatta bahwa Syahrir tidak berhak memproklamasikan kemerdekaan karena itu adalah hak Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Sementara itu Syahrir menganggap PPKI adalah badan buatan Jepang dan proklamasi kemerdekaan oleh PPKI hanya merupakan 'hadiah' dari Jepang (sic).
Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu. Tentara dan Angkatan Laut Jepang masih berkuasa di Indonesia karena Jepang telah berjanji akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia ke tangan Sekutu. Sutan Sjahrir, Wikana, Darwis, dan Chaerul Saleh mendengar kabar ini melalui radio BBC. Setelah mendengar desas-desus Jepang bakal bertekuk lutut, golongan muda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun golongan tua tidak ingin terburu-buru. Mereka tidak menginginkan terjadinya pertumpahan darah pada saat proklamasi. Konsultasi pun dilakukan dalam bentuk rapat PPKI. Golongan muda tidak menyetujui rapat itu, mengingat PPKI adalah sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang. Mereka menginginkan kemerdekaan atas usaha bangsa kita sendiri, bukan pemberian Jepang.
Soekarno dan Hatta mendatangi penguasa militer Jepang (Gunsei) untuk memperoleh konfirmasi di kantornya di Koningsplein (Medan Merdeka). Tapi kantor tersebut kosong.
Soekarno dan Hatta bersama Soebardjo kemudian ke kantor Bukanfu, Laksamana Muda Maeda, di Jalan Medan Merdeka Utara (Rumah Maeda di Jl. Imam Bonjol 1).Maeda menyambut kedatangan mereka dengan ucapan selamat atas keberhasilan mereka di Dalat. Sambil menjawab ia belum menerima konfirmasi serta masih menunggu instruksi dari Tokyo. Sepulang dari Maeda, Soekarno dan Hatta segera mempersiapkan pertemuan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada pukul 10 pagi 16 Agustus keesokan harinya di kantor Jalan Pejambon No 2 guna membicarakan segala sesuatu yang berhubungan dengan persiapan Proklamasi Kemerdekaan.
Sehari kemudian, gejolak tekanan yang menghendaki pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia makin memuncak dilancarkan para pemuda dari beberapa golongan. Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok.
2. Pembatasan Masalah
Untuk memperjelas ruang lingkup dalam  pembahasan ini, maka hal berkaitan yang di bahas dibatasi pada masalah :
a. Peran Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta dalam Kemerdekaan Indonesia.
b. Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia sebagai pembangkit rasa nasionalisme dalam jati diri bangsa.
3. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang dan pembatasan masalah tersebut, masalah-masalah yang di bahas dapat dirumuskan sebagai berikut :
a. Bagaimana deskripsi perjuangan Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta dan seluruh bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan RI?
b. Bagaimana deskripsi cara agar bangsa Indonesia bisa lebih menghargai perjuangan pahlawan di masa lampau? Untuk meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan Negara.
BAB II
TELAAH SEJARAH, KEJADIAN, DAN PERINGATAN
1. Kekalahan Jepang Atas Sekutu
Sejak tahun 1943,Jepang mulai mengalami kekalahan kekalahan,banyak wilayah Jepang jatuh ke tangan Sekutu.Pangkalan militer Jepang di Okinawa dan Iwojima telah bobol dan diduduki Sekutu,kemudian Kepulauan Saipan dan Mariana pada tahun 1944.
Pada 7 Agustus 1945,BPUPKI diganti menjadi PPKI,diketuai oleh Ir.Soekarno dan Moh.Hatta wakilnya.Tugas PPKI adalah melanjutkan tugas BPUPKI dan mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.
Pada 9 Agustus 1945, Ir.Soekarno, Moh.Hatta dan Radjiman Wedyodingrat diundang Jenderal Terauchi di Dalat,Vietnam untuk menyampaikan berita kemerdekaan bangsa Indonesia pada 7 September 1945.Namun,pada 6 dan 9 Agustus 1945,armada Sekutu menjatuhkan bom di Hiroshima dan Nagasaki sehingga Jepang mempercepat pemberian kemerdekaan kepada Indonesia menjadi 24 Agustus 1945.Pemboman kota Hiroshima dan Nagasaki menurunkan moral,keyakinan,serta semangat juang Jepang.Akhirnya,Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada 15 Agustus 1945.
2. Perbedaan Sikap Antara Golongan Tua Dan Muda
Berita kekalahan Jepang tersebar luas meskipun Jepang merahasiakannya.Berita tersebut kemudian diketahui oleh Sutan Syahrir melalui radio BBC.Syahrir kemudian beranggapan inilah saatnya memerdekakan Indonesia.
Pada 14 Agustus 1945,Soekarno-Hatta tiba di Jakarta.Syahrir mendesak agar Soekarno-Hatta secepatnya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia tetapi Soekarno-Hatta tidak menyetujui usulan Syahrir.
Sementara itu,pada 15 Agustus 1945,golongan muda dibawah pimpinan Chairul Saleh,mengadakan pertemuan di Gedung Bakteriologi di Jl.Pegangsaan Timur no.13,Jakarta(sekarang Fakultas Kesehatan Masyarakat,Universitas Indonesia).Hasilnya menyatakan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak dapat bergantung pada bangsa lain. Golongan muda diwakili oleh Wikana dan Darwis untuk menyatakan pendapat mereka.
Golongan muda menuntut agar proklamasi kemerdekaan dilaksanakan pada 16 Agustus 1945 tetapi Soekarono-Hatta menolak dengan alasan sebagai berikut:
  1. Soekarno-Hatta belum mendapat pernyataan resmi tantang kakalahan Jepang.
  2. Pasukan Jepang masih bersenjata dan mempunyai tugas untuk mejaga status quo,keamanan dan ketertiban sebelum Sekutu datang;
  3. Soekarno-Hatta akan membicarakan kemerdekaan Indonesia di rapat PPKI pada 16 Agustus 1945.
Perdebatan semakin panas,golongan tua marah dan menyarankan agar golongan muda mencari orang lain untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.
3. Peristiwa Rengasdengklok
Para pemuda pejuang, termasuk Chaerul Saleh, Sukarni, dan Wikana yang konon kabarnya terbakar gelora heroismenya setelah berdiskusi dengan Ibrahim gelar Datuk Tan Malak yang tergabung dalam gerakan bawah tanah kehilangan kesabaran, dan pada dini hari tanggal 16 Agustus 1945. Bersama Shodanco Singgih, salah seorang anggota PETA, dan pemuda lain, mereka membawa Soekarno (bersama Fatmawati dan Guntur yang baru berusia 9 bulan) dan Hatta, ke Rengasdengklok, yang kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok. Tujuannya adalah agar Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Di sini, mereka kembali meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan Jepang, apa pun risikonya. Di Jakarta, golongan muda, Wikana, dan golongan tua, yaitu Mr. Ahmad Soebardjo melakukan perundingan. Mr. Ahmad Soebardjo menyetujui untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jakarta. maka diutuslah Yusuf Kunto untuk mengantar Ahmad Soebardjo ke Rengasdengklok. Mereka menjemput Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta kembali ke Jakarta. Mr. Ahmad Soebardjo berhasil meyakinkan para pemuda untuk tidak terburu - buru memproklamasikan kemerdekaan. Setelah tiba di Jakarta, mereka pulang kerumah masing-masing. Mengingat bahwa hotel Des Indes (sekarang kompleks pertokoan di Harmoni) tidak dapat digunakan untuk pertemuan setelah pukul 10 malam, maka tawaran Laksamana Muda Maeda untuk menggunakan rumahnya (sekarang gedung museum perumusan teks proklamasi) sebagai tempat rapat PPKI diterima oleh para tokoh Indonesia.
a. Pertemuan Soekarno/Hatta dengan Jenderal Mayor Nishimura dan Laksamana Muda Maeda.
Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta. Mayor Jenderal Moichiro Yamamoto, Kepala Staf Tentara ke XVI (Angkatan Darat) yang menjadi Kepala pemerintahan militer Jepang (Gunseikan) di Hindia Belanda tidak mau menerima Sukarno-Hatta yang diantar oleh Tadashi Maeda dan memerintahkan agar Mayor Jenderal Otoshi Nishimura, Kepala Departemen Urusan Umum pemerintahan militer Jepang, untuk menerima kedatangan rombongan tersebut. Nishimura mengemukakan bahwa sejak siang hari tanggal 16 Agustus 1945 telah diterima perintah dari Tokyo bahwa Jepang harus menjaga status quo, tidak dapat memberi izin untuk mempersiapkan proklamasi Kemerdekaan Indonesia sebagaimana telah dijanjikan oleh Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam. Soekarno dan Hatta menyesali keputusan itu dan menyindir Nishimura apakah itu sikap seorang perwira yang bersemangat Bushido, ingkar janji agar dikasihani oleh Sekutu. Akhirnya Sukarno-Hatta meminta agar Nishimura jangan menghalangi kerja PPKI, mungkin dengan cara pura-pura tidak tau. Melihat perdebatan yang panas itu Maeda dengan diam-diam meninggalkan ruangan karena diperingatkan oleh Nishimura agar Maeda mematuhi perintah Tokio dan dia mengetahui sebagai perwira penghubung Angkatan Laut (Kaigun) di daerah Angkatan Darat (Rikugun) dia tidak punya wewenang memutuskan.
Setelah dari rumah Nishimura, Sukarno-Hatta menuju rumah Laksamana Maeda (kini Jalan Imam Bonjol No.1) diiringi oleh Myoshi guna melakukan rapat untuk menyiapkan teks Proklamasi. Setelah menyapa Sukarno-Hatta yang ditinggalkan berdebat dengan Nishimura, Maeda mengundurkan diri menuju kamar tidurnya. Penyusunan teks Proklamasi dilakukan oleh Soekarno, M. Hatta, Achmad Soebardjo dan disaksikan oleh Soekarni, B.M. Diah, Sudiro (Mbah) dan Sayuti Melik. Myoshi yang setengah mabuk duduk di kursi belakang mendengarkan penyusunan teks tersebut tetapi kemudian ada kalimat dari Shigetada Nishijima seolah-olah dia ikut mencampuri penyusunan teks proklamasi dan menyarankan agar pemindahan kekuasaan itu hanya berarti kekuasaan administratif. Tentang hal ini Bung Karno menegaskan bahwa pemindahan kekuasaan itu berarti "transfer of power". Bung Hatta, Subardjo, B.M Diah, Sukarni, Sudiro dan Sajuti Malik tidak ada yang membenarkan klaim Nishijima tetapi di beberapa kalangan klaim Nishijima masih didengungkan.
Setelah konsep selesai disepakati, Sajuti menyalin dan mengetik naskah tersebut menggunakan mesin ketik yang diambil dari kantor perwakilan AL Jerman, milik Mayor (Laut) Dr. Hermann Kandeler. Pada awalnya pembacaan proklamasi akan dilakukan di Lapangan Ikada, namun berhubung alasan keamanan dipindahkan ke kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56[(sekarang Jl. Proklamasi no. 1).
4. Detik-detik Pembacaan Naskah Proklamasi
Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02.00 - 04.00 dini hari. Teks proklamasi ditulis di ruang makan di laksamana Tadashi Maeda Jln Imam Bonjol No 1. Para penyusun teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Ahmad Soebarjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno sendiri. Di ruang depan, hadir B.M Diah Sayuti Melik, Sukarni dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks Proklamasi Indonesia itu diketik oleh Sayuti Melik. Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur 56 telah hadir antara lain Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani dan Trimurti. Acara dimulai pada pukul 10:00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih, yang telah dijahit oleh Ibu Fatmawati, dikibarkan, disusul dengan sambutan oleh Soewirjo, wakil walikota Jakarta saat itu dan Moewardi, pimpinan Barisan Pelopor.
Pada awalnya Trimurti diminta untuk menaikkan bendera namun ia menolak dengan alasan pengerekan bendera sebaiknya dilakukan oleh seorang prajurit. Oleh sebab itu ditunjuklah Latief Hendraningrat, seorang prajurit PETA, dibantu oleh Soehoed untuk tugas tersebut. Seorang pemudi muncul dari belakang membawa nampan berisi bendera Merah Putih (Sang Saka Merah Putih), yang dijahit oleh Fatmawati beberapa hari sebelumnya. Setelah bendera berkibar, hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya.[4]. Sampai saat ini, bendera pusaka tersebut masih disimpan di Museum Tugu Monumen Nasional.
Setelah upacara selesai berlangsung, kurang lebih 100 orang anggota Barisan Pelopor yang dipimpin S.Brata datang terburu-buru karena mereka tidak mengetahui perubahan tempat mendadak dari Ikada ke Pegangsaan. Mereka menuntut Soekarno mengulang pembacaan Proklamasi, namun ditolak. Akhirnya Hatta memberikan amanat singkat kepada mereka.
Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengambil keputusan, mengesahkan dan menetapkan Undang-Undang Dasar (UUD) sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang selanjutnya dikenal sebagai UUD 45. Dengan demikian terbentuklah Pemerintahan Negara Kesatuan Indonesia yang berbentuk Republik (NKRI) dengan kedaulatan di tangan rakyat yang dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang akan dibentuk kemudian.
Setelah itu Soekarno dan M.Hatta terpilih atas usul dari Oto Iskandardinata dan persetujuan dari PPKI sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia yang pertama. Presiden dan wakil presiden akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional.
5. Isi Teks Proklamasi
Naskah Klad
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. Hal2 jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, 17-8-05
Wakil-wakil bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta
a. Naskah baru setelah mengalami perubahan
Di dalam teks proklamasi terdapat beberapa perubahan yaitu terdapat pada:
· Kata tempoh diubah menjadi tempo
· Kata Wakil-wakil bangsa Indonesia diubah menjadi Atas nama bangsa Indonesia
· Kata Djakarta, 17-8-05 diubah menjadi Djakarta, hari 17 boelan 08 tahun '05
· Naskah proklamasi klad yang tidak ditandatangani kemudian menjadi otentik dan ditandatangani oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh.Hatta
· Kata Hal2 diubah menjadi Hal-hal
Isi teks proklamasi kemerdekaan yang singkat ini adalah:
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta
Di sini ditulis tahun 05 karena ini sesuai dengan tahun Jepang yang kala itu adalah tahun 2605.
b. Naskah Otentik
Teks diatas merupakan hasil ketikan dari Sayuti Melik (atau Sajoeti Melik), salah seorang tokoh pemuda yang ikut andil dalam persiapan proklamasi.
Proklamasi
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal² jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, 17-8-'05
Wakil2 bangsa Indonesia.
6. Teks Pidato Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Saudara-saudara sekalian!
Saya telah meminta Anda untuk hadir di sini untuk menyaksikan peristiwa dalam sejarah kami yang paling penting.
Selama beberapa dekade kita, Rakyat Indonesia, telah berjuang untuk kebebasan negara kita-bahkan selama ratusan tahun!
Ada gelombang dalam tindakan kita untuk memenangkan kemerdekaan yang naik, dan ada yang jatuh, namun semangat kami masih ditetapkan dalam arah cita-cita kami.
Juga selama zaman Jepang usaha kita untuk mencapai kemerdekaan nasional tidak pernah berhenti. Pada zaman Jepang itu hanya muncul bahwa kita membungkuk pada mereka. Tetapi pada dasarnya, kita masih terus membangun kekuatan kita sendiri, kita masih percaya pada kekuatan kita sendiri.
Kini telah hadir saat ketika benar-benar kita mengambil nasib tindakan kita dan nasib negara kita ke tangan kita sendiri. Hanya suatu bangsa cukup berani untuk mengambil nasib ke dalam tangannya sendiri akan dapat berdiri dalam kekuatan.
Oleh karena semalam kami telah musyawarah dengan tokoh-tokoh Indonesia dari seluruh Indonesia. Bahwa pengumpulan deliberatif dengan suara bulat berpendapat bahwa sekarang telah datang waktu untuk mendeklarasikan kemerdekaan.
Saudara-saudara:
Bersama ini kami menyatakan solidaritas penentuan itu.
Dengarkan proklamasi kami:
PROKLAMASI,
KAMI BANGSA INDONESIA DENGAN INI MENYATAKAN KEMERDEKAAN INDONESIA. HAL-HAL YANG MENGENAI PEMINDAHAN KEKUASAAN DAN LAIN-LAIN DISELENGGARAKAN DENGAN CARA SAKSAMA DAN DALAM TEMPO YANG SESINGKAT-SINGKATNYA.
DJAKARTA, 17 Agustus 1945
ATAS NAMA BANGSA INDONESIA
SUKARNO-HATTA
Jadi, Saudara-saudara!
Kita sekarang sudah bebas!
Tidak ada lagi penjajahan yang mengikat negara kita dan bangsa kita!
Mulai saat ini kita membangun negara kita. Sebuah negara bebas, Negara Republik Indonesia-lamanya dan abadi independen. Semoga Tuhan memberkati dan membuat aman kemerdekaan kita ini!
7. Cara Penyebaran Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Wilayah Indonesia sangatlah luas. Komunikasi dan transportasi sekitar tahun 1945 masih sangat terbatas. Di samping itu, hambatan dan larangan untuk menyebarkan berita proklamasi oleh pasukan Jepang di Indonesia, merupakan sejumlah faktor yang menyebabkan berita proklamasi mengalami keterlambatan di sejumlah daerah, terutama di luar Jawa. Namun dengan penuh tekad dan semangat berjuang, pada akhirnya peristiwa proklamasi diketahui oleh segenap rakyat Indonesia. Lebih jelasnya ikuti pembahasan di bawah ini. Penyebaran proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 di daerah Jakarta dapat dilakukan secara cepat dan segera menyebar secara luas. Pada hari itu juga, teks proklamasi telah sampai di tangan Kepala Bagian Radio dari Kantor Domei (sekarang Kantor Berita ANTARA), Waidan B. Palenewen. Ia menerima teks proklamasi dari seorang wartawan Domei yang bernama Syahruddin. Kemudian ia memerintahkan F. Wuz (seorang markonis), supaya berita proklamasi disiarkan tiga kali berturut-turut. Baru dua kali F. Wuz melaksanakan tugasnya, masuklah orang Jepang ke ruangan radio sambil marah-marah, sebab mengetahui berita proklamasi telah tersiar ke luar melalui udara.
Meskipun orang Jepang tersebut memerintahkan penghentian siaran berita proklamasi, tetapi Waidan Palenewen tetap meminta F. Wuz untuk terus menyiarkan. Berita proklamasi kemerdekaan diulangi setiap setengah jam sampai pukul 16.00 saat siaran berhenti. Akibat dari penyiaran tersebut, pimpinan tentara Jepang di Jawa memerintahkan untuk meralat berita dan menyatakan sebagai kekeliruan. Pada tanggal 20 Agustus 1945 pemancar tersebut disegel oleh Jepang dan para pegawainya dilarang masuk. Sekalipun pemancar pada kantor Domei disegel, para pemuda bersama Jusuf Ronodipuro (seorang pembaca berita di Radio Domei) ternyata membuat pemancar baru dengan bantuan teknisi radio, di antaranya Sukarman, Sutamto, Susilahardja, dan Suhandar. Mereka mendirikan pemancar baru di Menteng 31, dengan kode panggilan DJK 1. Dari sinilah selanjutnya berita proklamasi kemerdekaan disiarkan.
Usaha dan perjuangan para pemuda dalam penyebarluasan berita proklamasi juga dilakukan melalui media pers dan surat selebaran. Hampir seluruh harian di Jawa dalam penerbitannya tanggal 20 Agustus 1945 memuat berita proklamasi kemerdekaan dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Harian Suara Asia di Surabaya merupakan koran pertama yang memuat berita proklamasi. Beberapa tokoh pemuda yang berjuang melalui media pers antara lain B.M. Diah, Sayuti Melik, dan Sumanang. Proklamasi kemerdekaan juga disebarluaskan kepada rakyat Indonesia melalui pemasangan plakat, poster, maupun coretan pada dinding tembok dan gerbong kereta api, misalnya dengan slogan Respect our Constitution, August 17!(Hormatilah Konstitusi kami tanggal 17 Agustus!) Melalui berbagai cara dan media tersebut, akhirnya berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dapat tersebar luas di wilayah Indonesia dan di luar negeri. Di samping melalui media massa, berita proklamasi juga disebarkan secara langsung oleh para utusan daerah yang menghadiri sidang PPKI. Berikut ini para utusan PPKI yang ikut menyebarkan berita proklamasi.
· Teuku Mohammad Hassan dari Aceh.
· Sam Ratulangi dari Sulawesi.
· Ktut Pudja dari Sunda Kecil (Bali).
· A. A. Hamidan dari Kalimantan.
8. Peringatan 17 Agustus 1945
Setiap tahun pada tanggal 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan Hari Proklamasi Kemerdekaan ini dengan meriah. Mulai dari lomba panjat pinang, lomba makan kerupuk, sampai upacara militer di Istana Merdeka, seluruh bagian dari masyarakat ikut berpartisipasi dengan cara masing-masing.
a. Lomba-lomba Tradisional
Perlombaan yang seringkali menghiasi dan meramaikan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI diadakan di kampung-kampung/ pedesaan diikuti oleh warga setempat dan dikoordinir oleh pengurus kampung/ pemuda desa
  • Panjat pinang
  • Balap bakiak
  • Tarik tambang
  • Sepeda lambat
  • Makan kerupuk
  • Balap karung
  • Perang bantal
  • Pemecahan balon
  • Pengambilan koin dalam terigu
  • Lari Kelereng
b. Peringatan Detik – detik Proklamasi.
Peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka dipimpin oleh Presiden RI selaku Inspektur Upacara. Peringatan ini biasanya disiarkan secara langsung oleh seluruh stasiun televisi. Acara-acara pada pagi hari termasuk: penembakan meriam dan sirene, pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih (Bendera Pusaka), pembacaan naskah Proklamasi, dll. Pada sore hari terdapat acara penurunan bendera Sang Saka Merah Putih.
BAB III
PENUTUP
1. SIMPULAN
Berdasarkan uraian bahasan “ Proklamasi Kemerdekaan Indonesia “ dapat disimpulkan bahwa :
a. Peranan  Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta dan seluruh bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan sangat penting sebagai bagian dari sejarah bangsa ini.
b. Semua nilai-nilai yang terkandung dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik ini harus di maknai dan diwariskan kepada generasi penerus.
c. Jadikan Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai penguat  rasa nasionalisme dalam jati diri bangsa.
2. KRITIK DAN SARAN
Bertolak dari peranan Para pahlawan yang begitu besar dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia, penyusun memberikan kritik dan saran sebagai berikut.
a. Kritik
Kritikan saya tujukan kepada masyarakat Indonesia yang tidak bisa menghargai perjuangan Pahlawan, itu tercermin dari bagaimana mereka seenaknya berbuat berbagai kerusuhan, tindak Korupsi, dan pembodohan bangsa.
b. Saran
Saya Menyarankan kepada Pemimpin negeri ini untuk selalu menanamkan nilai-nilai kepahlawanan dalam semua aspek pendidikan di Indonesia, serta melakukan kajian-kajian tentang pembenahan sistem yang ada sekarang agar Indonesia kedepannya menjadi lebih baik. Tentu hal ini tidak boleh lepas dari nilai-nilai sejarah bangsa Indonesia yang berbudi luhur.