APRESIASI SENI MURNI

 
seni murni
 
A. Menanggapi Karya Seni Rupa Yang Bermutu
Suatu karya seni bukan hanya memberikan pengetahuan dan pengalaman yang berharga bagi kehidupan saja, karena juga nilai keindahannya.
Pengertian keindahan membawa kita pada pertanyaan, apakah sifat dasar keindahan itu ada pada karya yang indah atau hanya tanggapan perasaan saja terhadap karya tersebut? Dari persoalan ini melahirkan dua teori yang bertentangan, yaitu teori estetika.
 
1. Teori Estetika
a. Teori Subjektif
Teori yang menyatakan bahwa adanya nilai keindahan hanya tanggapan perasaan orang yang melihat karya tersebut. Teori ini hanya berdasarkan naluri saja untuyk menyatakan indah tanpa penjelasan tentang ciri – ciri keindahan dari benda yang dilihatnya. Para penganut teori ini adalah Hendri Home, Lord Ashley, dan Edmund Bruke
b. Teori Objektif
Teori yang menyatakan bahwa nilai keindahan ada pada karya yang dilihatnya. Teori ini melihat nilai keindahan dari komposisi dan unsur – unsur pembentuk karya yang dilihatnya, sehingga kita bisa memberikan penjelasan tentang ciri – ciri keindahan yang terkandung pada suatu karya seni. Para pengganti teori ini adalah Plato, Hegel dan Bernard Bosanouet
Kedua teori diatas pada dasarnya adalah benar, masing – masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Tetapi para ahli di abad modern ini lebih cenderung pada teori objektif. Dengan demikian untuk menanggapi karya seni yang bermutu, terlebih dahulu perlu kita ketahui prinsip – prinsip seni meliputi komposisi dan unsur – unsur seni
 
2. Komposisi
Yang dimaksud dalam seni rupa yaitu susunan unsur – unsur seni rupa yang mengikuti kaidah – kaidahnya. Kaidah – kaidah komposisi itu antara lain: Proporsi, Keseimbangan, Irama, dan Kesatuan.
a. Proporsi
Proporsi adalah perbandingan antara bagian yang satu dengan yang lainnya, dan antara setiap bagian dengan keseluruhan pada suatu komposisi.
b. Keseimbangan (balance)
Keseimbangan dalam karya seni rupa adalah kesamaan dari unsur – unsur yang berlawanan tetapi saling memerlukan karena dapat menciptakan satu kesatuan. Ada beberapa pola dalam menentukan keseimbangan, yaitu:
1) Keseimbangan Simetris yaitu menggambarkan dua bentuk, ukuran dan jarak yang sama dalam sebuah komposisi
2) Keseimbangan asimetris yaitui menggambarkan sebuah komposisi yang bentuk. Ukuran dan jaraknya tidak sama antara satu dengan yang lainnya
3) Keseimbangan segi tiga yaitu menggambarkan sebuah komposisi yang mempunyai / mengesankan segi tiga
4) Keseimbangan sentral yaitu menggambarkan sebuah komposisi yang memusat di tengan – tengah (berpusat di suatu titik)
c. Irama
Dalam seni rupa irama tidak bisa di dengar, tetapi hanya bisa dirasakan dan dipahami oleh perasaan orang yang memiliki kepekaan estetis. Irama dalam seni rupa adalah kesan gerak yang timbul dari keselarasan unsur – unsur seni rupa dalam sebuah komposisi. Irama dapat dibentuk dengan tiga cara yaitu:
1) Dengan perpaduan unsur – unsur seni rupa yang berhubungan / sejenis (harmoni) atau yang bertentangan / tidak sejenis (kontras)
2) Dengan pemunculan (repetisi) unsur – unsur yang sama dalam sebuah komposisi
3) Dengan variasi bentuk, jarak, ukuran dan arah unsur – unsur seni rupa dalam sebuah komposisi
d. Kesatuan
Setiap karya seni rupa dibentuk oleh unsur – unsurnya tidak tampil secara terpisah – pisah, melainkan harus saling berhubungan dan membentuk suatu kesatuan yang utuh, bermakna dan harmonis
 
3. Unsur – Unsur Seni Rupa
Yang dimaksud unsur – unsur seni rupa ialah semua bagian yang mendukung terwujudnya suatu karya seni rupa. Unsur – unsur seni rupa itu dibedakan atas
- Unsur Fisik (visual) yaitu unsur yang dapat dipahami secara visual seperti garis, bidang, bentuk, tesktur, nada (gelap terang), dan warna
- Unsur Psikis (Psikolosi) yaitu unsur yang tidak dapat pahami secara visual, tetapi hanya dapat dirasakan saja seperti emosi, pikiran, pandangan, gagasan, karakter dll
Disini yang akan diuraikan hanyalah unsur fisik saja:
a. Garis
Garis merupakan unsur seni rupa yang paling utama, karena dengan garis kita dapat membuat karya dwimatra atau trimatra. Berdasarkan wujudnya dan karakternya garis garis dibagi atas:
1) Garis nyata yaitu garis yang sifatnya mudah diamati hasil goresan langsung. Bentuknya bermacam – macam dan mempunyai karakter tersendiri, misalnya garis vertical berkesan agung /statis, garis horizontal berkesan seimbang dll
2) Garis hayal yaitu garis yang sifatnya imajinatif yang timbul karena adanya kesan batas (kontur) bidang, ruang, warna atau nada
b. Bidang
Bidang bisa dibentuk dengan berbagai cara, misalnya dengan garis yang bersambung dengan kedua ujungnya, dengan deretan titik – titik dan pulasan warna berdasarkan wujudnya bidang dapat menampilkan kesan tertentu
c. Bentuk
Menurut wujudnya ada bentuk dwi-matra dan ada bentuk tri-matra. Sedangkan berdasarkan sifatnya ada bentuk geometris dan ada (bentuk yang terukur dan teratur) dan ada bentuk organis (bentuk yang teratur)
d. Ruang
Unsur ruang berwujud dua atau tiga dimensi, sehingga dapat memiliki kesan panjang, lebar, kedalaman, dan arah
Berdasarkan bentuknya ruang dapat berwujud persegi, lingkaran, datar, menyudut dll. Dalam prakteknya pengolahan bentuk ruang dibedakan berdasarkan dimensinya. Untuk karya seni dwi-matra kesan ruang bisa dibuat dengan teknik prespektif, memberi gelap terang (nada), menyusun beberapa bidang garis atau warna. Sedangkan pada karya Tri-matra, ruang merupakan ukuran yang nyata karena karya itu dibuat dari bahan yang bervolume
e. Tekstur
Tekstur ialah sifat permukaan luar dari suatu benda, misalnya, kasar, halus, licin atau kusem. Tekstur berdasarkan penampilanya dibedakan:
1) Teksturn asli yaitu tekstur bawaan secara alami yang dapat kita rasakan dengan cara dilihat dan diraba, misalnya tekstur batu, kayu, tanah dan lain – lain
2) Tekstur buatan yaitu tekstur hasil ciptaan manusia yang dapat menampilkan kesan tertentu kepada si pengamat. Bisa dibuat dengan cara digambar, dilebur, digores, digosok, atau dengan percikan bahan
f. Gelap Terang (nada)
Dalam karya seni rupa dwi matra kehadiran nada akibat adanya perbedaan intensitas cahaya yang jatuh pada permukaan benda. Kesan nada ini dapat dicapai dengan mengolah unsur warna, misalnya dari warna terang menuju ke warna gelap dengan tingkat nada warna (value) yang berlainan. Sedangkan benda karya 3 dimensi kesan nada dapat diperoleh dengan pengolahan unsur ruang, tekstur dan bentuk
g. Warna
Warna merupakan kesan yang ditimbulkan akibat pantulan cahaya yang menimpa permukaan suatu benda. Dalam karya seni rupa wujud warna dapat berupa garis, bidang, ruang dan nada yang dapat menimbulkan kesan tertentu
Berdasarkan teori spectrum cahaya yang dikemukakan oleh Sir Iseac Newton bahwa cahaya matahari dapat diuraikan menjadi beberapa nada warna yang terutama dari warna merah, jingga, kuning, hijau, biru dan ungu
Sedangkan sedangkan Preswater dalam teorinya menetapkan bahwa warna – warna yang ada berasal dari 3 warna pokok (primer), yaitu Merah, kuning dan biru, percampuran 2 warna primer akan menghasilkan warna skunder, dan percampuran warna skunder akan menghasilkan warna tersier
Ada 3 cara dalam penggunaan warna dalam seni rupa. Yaitu:
1) Hermonis yaitu cara pemakaian warna secara objektif, misalnya daun warna hijau, langit warna biru dan lain – lain
2) Heraldis/Simbolis yaitu cara pemakaaian warna yang dikalikan dengan perlambangan. Misalnya hitam = duka, merah = berani, putih = suci, dll
3) Murni yaitu pemakaian warna secara bebas tanpa ada kaitan dengan objek atau lambang tertentu
Ada beberapa istilah yang berkaitan dengan warna
- Warna komplementer (kontras) yaitu kombinasi dua warna yang saling berhadapan dalam lingkaran warna, misalnya kuning dengan ungu, merah dengan hijau dll
- Warna anlogus yaitu kombinasi warna yang serumpun atau yang bersebelahan letaknya dalam lingkaran warna, misalnya hijau dengan hijau kekuningan dan hijau kebiruan
- Warna Monokromatik, yaitu kombinasi satu corak warna dengan value dan intensitas yang berbeda, misalnya biru dengan biru muda, biru dengan biru tua, dan lain - lain
 
B. Menginterprestasi Karya Seni Rupa Yang Bermutu
 
Aktivitas seni bukan hanya proses kreativitas saja, tetapi dituntut pula untuk memiliki kemampuan mengapresiasi karya seni. Karena hal ini berhubungan dengan pengembangan pengalaman estetis seseorang
Apresiasi berasal dari bahas Inggris “Apreciation” artinya penghargaan. Sedangkan yang dimaksud apresiasi seni adalah kesanggupan untuk menerima dan memberikan penghargaan terhadap karya seni. Proses apresiasi terjadi saat pengamat berkomunikasi dengan karya seni. Maka untuk membina dan mengmbangkan apresiasi harus sering berkomunikasi dengan karya seni, misalnya melalui kegiatan widiawisata atau membuat koleksi karya seni rupa.
Untuk lebih dalam mengapresiasi seni rupa silahkan baca juga : fungsi seni rupa
 
1. Widiyawisata
Widayawisata atau karya wisata adalah suatu perjalanan kesuatu tempat menurut keadaan yang sesungguhnya untuk diteliti secara langsung. Jadi dalam kegiatan ini selain rekreasi juga secara langsung kita mendapatkan pelajaran di luar ruang belajar. Objek wisata yang ada kaitannya dengan kegiatan apresiasi seni yaitu:
- Pameran seni, yaitu kegiatan penyajian visual karya seni rupa di suatu tempat dalam waktu tertentu
- Museum seni, yaitu tempat penyimpanan karya seni bersejarah hasil manusia masa lampau atau sekarang
- Sanggar seni, yaitu tempat perkumpulan para seniman dalam melakukan aktifitas seni
- Galeri seni, yaitu hampir sama dengan sanggar seni hanya pada galeri dilengkapi dengan ruang pameran dan ruang koleksi
- Pasar seni, tempat jual beli barang- barang seni
- Desa seni, yaitu suatu tempat yang dihuni oleh masyarakat mayoritas pekerjaanya menciptakan karya seni. Di Indonesia desa seni hanya ada di Bali
 
2. Koleksi Karya Seni Rupa
Kegiatan koleksi yang ada kaitannya dengan pendidikan seni yaitu bukan bertujuan investasi atau prestise untuk mengembangkan pengalaman estetis, tetapi cukup dari hasil reproduksinya saja yang bisa kita jumpai dari surat kabar, majalah, foto-foto dll
Dalam penyusunan materi koleksi tersebut hendaknya disertai dengan deskripsinya, yaitu data – data atu keterangan gambar. Misalnya ditulis judul karyanya, penciptanya. Jenis atau tekniknya, sumber dari mana karya itu di dapat. Lebih baik lagi jika deskripsinya itu dilengkapi dengan latar belakang atau biografi si penciptanya
 
Kemudian dalam penyusunan / menempelkan gambar – gambarnya harus diperhatikan segi – segi estetisnya, baik tentang komposisi, irama maupun pemilihan ukuran kertas untuk menyusun gambar –gambar tersebut
 
C. Berkarya Sesuai Dengan Jenis Kegiatan Pilihan
 
Proses kreativitas yang bisa dilakukan dalam cabang seni rupa cukup luas, misalnya melukis, mematung, menggambar. Tiap cabang seni rupa memiliki ciri khas masing – masing sesuai dengan media dan teknik yang dipergunakan.
1. Melukis
Melukis hampir sama dengan menggambar. Adapun perbedaannya jika menggambar adalah mewujudkan objek tanpa melibatkan emosi perasan atau watak pencipta. Sedang melukis (to paint) sebaliknya yaitu mewujudkan objek sebagai hasil ungkapan perasaan penciptanya
2. Mematung
Mematung sama dengan melukis, namun dalam wujud tiga dimensi. Dalam hal ini ada dua jenis patung: patung realis yaitu patung yang mempunyai figure seperti apa yang terdapat di alam secara visual, dan patung abstrak cenderung merupakan satuan komposisi bentuk baik yang berwarna maupun yang natural
3. Menggambar Bentuk
Menggambar bentuk ialah menggambar langsung benda – benda secara visual sesuai dengan sudut pandang. Situasi dan keadaan benda pada saat digambar. Jadi senantiasa ada benda yang dijadikan model, modelnya ada yang sengaja di letakan / diatur sebelumnya seperti menggambar pas bunga, alat – alat tulis, sepatu dan benda – benda mati lainnya. Ada pula memggambar yang modelnya sudah ada sebelumnya, seperti menggambar sudut kota, jembatan, taman dll
4. Menggambar Ekspresif
Menggambar ekspresif ialah kegiatan menggambar yang bersumber pada ungkapan perasaan / emosi si penggambar. Jadi objek yang digambar bukan berdasarkan perasaan/ emosi si penggambar. Jadi objek yang digambar bukan berdasarkan kesesuaian bentuk secara alami, melainkan wujudnya lebih condong hasil pengolahan jiwa / tafsiran
5. Menggambar Reklame
Gambar reklame adalah gembar yang bertujuan meperkenalkan, memberitahu, menawarkan sesuatu kepada masyarakat luas. Unsur – unsur gambar reklame terdiri dari gambar ilustrasi (taswir), pesan – pesan yang ingin disampiakan berupa tulisan (slogan) dan identitas perusahaan / perkumpulan (logo)
6. Mencetak (Grafis)
Seni grafis adalah melukis dengan teknik cetak/tera yang mempunyai tekstur. Menciptakannya dengan bantuan klise yang bertekstur kemudian dengan jalan mencetak pada kertas diperoleh gambar. Dalam perkembangannya klise ini bisa mekanis, kimiawi, atau langsung di cukul pada triplek., lembaran karet/plastik, grafis yang mekanis dengan mesin cetak, sedangkan yang kimiawi termasuk klise sablon. Yang paling mutahir berkembang mesin cetak sinar seperti, fotografi, offset dll.

TEH HIJAU SMK (GREEN TEA)



TEH HIJAU SMK (GREEN TEA)
TEH KESEHATAN
SUPER QUALITY
Depkes RI No. SP 046.01/09.05/98.
Produksi: CV. Satria Mitra Kristalmoney Jakarta-Indonesia
MINUMAN BERKHASIAT

Mengandung EPIGALLOCATECHIN (EGCG) Mengatasi:

1.  Hipertensi
2.  Jantung Koroner
3.  Obesitas (Kelebihan Berat Badan )
4.  Datang bulan tidak teratur
5.  Diabetes (kencing manis)
6.  Susah tidur
7.  Asam urat
8.  Menurunkan resiko terkena stroke.
9.  Menurunkan kadar kolesterol
10. Mencegah osteoforosis
11. Membantu menurunkan berat badan
12. Mengurangi resiko timbulnya radang sendi dan reumatik.
13. Usus/pencernaan/wasir.

     Aturan Pakai:

     a. Cara seduh

       1. Taburkan 7 daun, Teh hijau.
       2. Seduh untuk 500 ml air selama 5 (lima) menit.
       3. Tuangkan air seduhan ke cangkir.
     b. Aturan minum

     1. Minuman penyegar diminum 2x sehari pakai gula.
     2. Untuk menjaga kesehatan diminum 2x sehari tanpa gula.
     3. Kondisi sakit diminum 4x sehari tanpa gula.

Netto: 70 g saat dibungkus.

FUNGSI-FUNGSI TOOL PADA COREL DRAW


tools corel
Toolbox merupakan sebuah kotak yang berisi bermacam-macam tools atau alat. Pada CorelDRAW, bagian ini berisikan alat-alat untuk membuat dan memoifikasi objek. Secara default, letaknya berada di lembar kerja sebelah kiri, namun dapat juga dipindah posisinya dengan mendragnya ke tempat yang diinginkan. Berikut toolbox pada CorelDRAW X5 (versi 15) :

Adapun penjelasan secara rinci mengenai fungsi – fungsi tool pada corel draw :

Pick Tool adalah tools untuk seleksi dan mengubah ukuran objek pada lembar kerja CorelDRAW

Shape Tool adalah tool untuk mengubah bentuk objek pada lembar kerja CorelDRAW. Dalam tool ini, tersimpan 4 jenis tool berbeda, yang fungsinya saling berkaitan, yakni : Shape, Smudge Brush, Roughen Brush, dan Free Transform. Adapun tombol shortcut atau jalan pintas yang dapat digunakan untuk mengakses tool ini secara cepat adalah tombol F10.

Crop Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk memotong sebagian dari objek pada lembar kerja CorelDRAW yang tidak di inginkan. Dalam tool ini, tersimpan 4 jenis tool berbeda, yang fungsinya saling berkaitan, yakni : Crop, Knife, Eraser, dan Virtual Segment Delete. Tool ini tidak memiliki tombol shortcut.

Zoom Tool adalah tool yang digunakan untuk memperbesar ataupun memperkecil tampilan objek pada lembar kerja CorelDRAW. Dalam tool ini, tersimpan 2 jenis tool berbeda, yang fungsinya saling berkaitan, yakni : Zoom (shortcut Z) dan Pan (shortcut H).

Freehand Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat berbagain macam garis dalam lembar kerja CorelDraw, baik garis bebas, point to point, maupun garis-garis yang lain. Terdapat banyak sekali tool yang tersimpan didalam tool freehand yang fungsinya saling berkaitan satu sama lain. Tool-tool tersebut adalah Freehand, 2-Point Line, Bézier, Artistic Media, Pen, B-Spline, Polyline, serta 3-Point Curve. Tombol yang dapat digunakan untuk mengakses tool Freeand secara cepat/shortcut tombolnya adalah tombol F5, sedangkan untuk mengakses tool Artistic Media, kita dapat menggunakan tombol I.

Smart Fill Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk menciptakan objek dan memberi warna. Terdapat 2 buah tool yang tersimpan didalam tool ini, yakni Smart Fill dan Smart Drawing (shortcut Shift+S)
Rectangle Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk menciptakan berbagai macam bentuk persegi. Dalam tool ini tersimpan dua buah tool, yakni Rectangle dan 3-Point Rectangle. Tool ini dapat diakses secara cepat dengan tombol F6.

Ellipse Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat berbagai macam lingkaran. Didalam tool ini terdapat 2 macam tool yang fungsinya saling berkaitan, yakni Ellipse dan 3-Point Ellipse. Tombol shortcut untuk mengakses Ellipse tool adalah F7.

Polygon Tool adalah tool yang digunakan untuk membuat berbagai bentuk objek pada lembar kerja CorelDRAW, yang berbentuk polygonal. Dalam Polygon Tool ini, tersembunyi 5 macam tool yang fungsinya saling berkaitan, yakni : Polygon, Star, Complex Star, Graph Paper, dan juga Spiral. Tombol shortcut untuk Polygon Tool adalah Y, sedangkan tombol yang dapat digunakan untuk mengakses Tool Graph Paper adalah D, serta Tombol A untuk Spiral Tool.

Basic Shapes Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat berbagai objek dengan bentuk dasar pada lembar kerja CorelDRAW. Dalam tool ini, terselip 5 buah tool untuk membuat 5 lima macam objek dengan bentuk yang berbeda-beda, yakni : Basic Shapes , Arrow Shapes, Flowchart Shapes , Banner Shapes, dan Callout Shapes.

Text Tool adalah tool yang digunakan untuk menyisipkan text dalam lembar kerja CorelDRAW dengan tombol shortcut F8.

Table Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk menyisipkan tabel dalam lembar kerja CorelDRAW.

Parallel Dimension Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat objek dengan kemiringan dimensi. Dalam tool ini tersembunyi 5 macam tool yang fungsinya saling berhubungan satu sama lain, yakni Parallel Dimension, Horizontal or Vertical Dimension, Angular Dimension, Segment Dimension, dan 3-Point Callot.

Straight-Line Connector Tool adalah tool yang digunakan untuk membuat garis antara 2 objek untuk menghubungkannya. Didalam tool ini, terdapat 4 macam tool, yakni Straight-Line Connector, Rigt-Angle Connector, Right-Angle Rounded Connector, serta Edit Anchor.

Blend Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk memadukan dua buah objek atau lebih dalam lembar kerja CorelDRAW. Dalam tool ini, tersimpan 7 macam tool yang fungsinya saling berkaitan antara tool satu dengan yang lainnya. Tool tool yang dimaksud adalah : Blend, Contour, Distort, Drop Shadow, Envelope, Extrude, dan yang terakhir adalah Transparency. Semua tool tersebut tidak memiliki tombol shortcut untuk mengaksesnya secara cepat, namun dapat diakses secara langsung melalui Toolbox.

Eyedropper Tool adalah tool yang digunakan untuk menyalin warna dari lembar kerja CorelDRAW, dalam tool ini, tersimpan 2 tool yang fungsinya saling berhubungan, yakni Color Eyedropper dan Attributes Eyedropper

Outline Tool adalah tool yang dapat digunakan untuk membuat outline atau garis tepi pada lembar kerja CorelDRAW. Terdapat banyak sekali tool yang tersimpan dalam Outline Tool, tool tool tersebut fungsinya saling berkaitan, yakni Outline Pen, Outline Color, No Outline, Hairline Outline, Beberapa ukuran garis outline ( 0.5 pt, 0.75 pt, 1 pt, 1.5 pt, 2 pt, 3 pt, 4 pt, 8 pt, 1 pt) dan juga Colour. Tombol shortcut / jalan pintas untuk mengakses Outline Pen secara cepat adalah dengan menekan tombol F12. Sedangkan untuk mengakses Outline Color secara cepat, dapat dilakukan dengan menekan tombol kombinasi Shift+F12.

Fill Tool adalah tool untuk memberi warna objek dengan berbagai metode. Terdapat 7 macam tool yang tersimpan dalam Fill Tool, yakni : Uniform Fill, Fountain Fill, Pattern Fill, PostScriot Fill, No Fill, dan Color. Tombol kombinasi shortcut untuk mengakses Uniform Fill adalah Shift+F11, sedangkan untuk Fountain Fill, cukup tekan F11

Inteactive Fill Tool adalah tool yang digunakan untuk memadukan dua warna atau lebih pada objek. Ada 2 macam tool yang tersimpan didalamnya, yakni Interactive Fill dengan shortcur G, dan Mesh FIll dengan shortcut M.
TITLE BAR
Memberi informasi tentang nama file dan aplikasi yang sedang dibuka. Pada ujung pojok kanan atas terdapat tombol Maximize Button untuk membuat tampilan CorelDRAW satu layar penuh, Minimize button untuk meletakkan program pada Taskbar menu, sedangkan Close button untuk mengakhiri program.
MENU BAR
Menu Bar adalah barisan menu yang terdiri dari File, Edit, Layout, Type, Element, Utilities, View, Window dan Help. Semua perintah-perintah terdapat pada menu menu tersebut.
STANDARD TOOL BAR
Perintah – perintah yang sering digunakan dapat juga diakses melalui Standard Tool Bar. Pada Standard Tool Bar terdapat icon – icon perintah yang sering kita gunakan, misalnya untuk membuat file baru, membuka file, menyimpan, mencetak dan sebagainya. Hanya dengan klik sekali pada icon yang dimaksud maka perintah akan langsung dijalankan oleh CorelDraw.
PROPERTY BAR
Property Bar merupakan baris perintah yang unik, karena tampilannya akan selalu berubah dan perintah-perintah yang ada didalamnya akan menyesuaikan dengan icon yang sedang aktif pada tool Box. Misalnya tool Box sedang aktif pada Zoom Tool, maka akan memunculkan property dari Zoom tool, demikian juga dengan tooltool yang lain. Disini kita akan dapat lebih cepat dalam mengakses perintah-perintah yang berhubungan dengan tool yang sedang aktif.
RULER
Berfungsi untuk membantu kita dalam membuat desain dengan ukuran yang tepat. karena terdapat mistar horizontal dengan satuan ukuran yang dapat kita ubah sewaktu-waktu.
PRINTABLE AREA
Merupakan area dimana desain kita diletakkan untuk dicetak. Untuk mendesain kita boleh di luar printable area, namun ketika akan dicetak maka harus dimasukkan ke printable area tersebut.
COLOR PALETTE
Warna merupakan unsur penting dalam sebuah desain grafis. CorelDRAW memberikan berbagai kemudahan untuk mengakses dan memilih berbagai model warna. Kita dapat mengakses tool-tool warna melalui on-screen color palette, Color dialog box, maupun Color Roll-upuntuk memilih warna isi, outline, kertas dan lain-lain. Namun langkah yang tercepat untuk mengakses warna adalah melalui On-screen color palette yan gtesedia di sebelah kanan window.
TOOL BOX
Merupakan barisan icon yang menyimpan berbagai macam perintah untuk pembuatan obyek dasar, editing obyek, efek-efek interaktif dan lain lain.
STATUS BAR
Memberikan informasi tentang operasi yang sedang dilakukan, koordinat posisi mouse berada dan juga informasi tentang warna pada obyek yang sedang diaktifkan, baik warna fill maupun outline. Yang perlu diperhatikan pada setiap bagian window CorelDRAW adalah, kita dapat mengakses suatu perintah melalui berbagai cara yang kita sukai. Misalnya untuk membuat file baru, dapat memalui menu bar, tool bar, maupun menggunakan perintah Short Cut.
TOOL BOX
Tool Box merupakan sarana utama pada CorelDRAW. Tool Box menyimpan berbagai perintah perintah untuk membuat obyek dasar, editing obyek, memberikan efek-efek interaktif dan lain-lain.
Berikut daftar tools dalam coreldraw :
1.Pick Tool
2.Shape Tool
3.Crop Tool
4.Zoom Tool
5.Freehand Tool
6.Smart Fill Tool
7.Rectangel Tool
8.Elipse Tool
9.Polygon Tool
10.Basic Shapes Tool
11.Text Tool
12.Table Tool
13.Paralel Dimension Tool
14.Straight Line Connector Tool
15.Blend Tool
16.Color Eyedropper Tool
17.Outline Pen
18.Fill Tool
19.Interactive Fill Tool
penjelasannya dibawah ini :
Pick Tool
Pick tool
tool ini memiliki ikon seperti cursor mouse pada setting defaultnya. Berfungsi untuk menyeleksi atau memilih objek.
Shape Tool
Shape tool
berfungsi mengedit garis atau objek dengan manipulasi titik. Memiliki shortcut dalam keyboard F10. Shape tool ini sendiri dibagi menjadi 3 jenis lagi yaitu :
Smudge Brush : Untuk mengubah objek gambar dengan menarik garis tepi.
Roughen Brush : Untuk mendistorsi objek gambar dengan menarik garis tepi.
Free Transform : Untuk mengubah bebas seperti : menggunakan rotasi, mengubah ukuran, memiringkan objek, dll.
Crop tool
berfungsi untuk menghilangkan bagian yang tidak diinginkan dalam objek. Crop tool juga memiliki 3 jenis lagi :
Knife : untuk memotong objek menjadi dua bagian terpisah.
Eraser : untuk menghapus area yang tidak diinginkan dalam objek.
Virtual Segment Delete : untuk menghapus suatu bagian objek yang berada dalam persinggungan.
Zoom tool
berfungsi untuk mengubah tingkat / level pembesaran jendela dokumen corel yang sedang kita buka. Ini sangat bermanfaat untuk mengedit objek yang terlalu kecil atau objek yang terlalu besar, sehingga tampilan objek sesuai dengan mata kita. Ada satu lagi jenis dari zoom tool ini yaitu Pan Tool.
Pan tool berfungsi untuk menggeser tampilan area/objek tanpa mengubah tingkat zoom level.
Freehand tool
Tool CorelDRAW yang berfungsi menggambar kurva (garis lengkung) dan garis lurus dalam segmen. Memiliki tombol shortcut F5 di keyboard anda. Freehand tool ini dibagi dalam 7 jenis lagi yaitu :
2-point line tool : untuk menggambar garis lurus dari satu titik (titik awal) ke satu titik yang lain (titik akhir).
Bezier tool : menggambar garis lengkung dalam segment dalam satu waktu.
•Artistic media tool : menambahkan efek brush, spray dan kaligrafi dengan menggunakan kursor pen dengan bebas. Banyak efek-efek yang mungkin anda sukai dalam tool yang satu ini.
Pen tool : menggambar garis lengkung dalam segmen dan melihat/meninjau masing-masing segmen yang telah kamu buat.
B-spline tool : menggambar garis lengkung dengan mengkontrol setting titik (point) tanpa merusak segmen.
Polyline tool : menggambar sambungan garis lurus atau garis lengkung secara continue (terus menerus) dalam satu action.
3-point curves tool : menggambar garis lengkung dengan cara mendrag dari titik awal , titik akhir dan memposisikan pada titik tengah.
Smart fill tool

berfungsi untuk membuat objek dari tumpang tindih area lali mengisikannya dengan warna atau tekstur. Tool ini memiliki satu jenis lagi yaitu smart drawing tool.
Smart Drawing tool : untuk mengubah / mengkonversi coretan pointer yang kamu gambar menjadi bentuk wujud objek (basic shapes) atau garis kurva yang halus.
Rectangle tooluntuk menggambar bentuk persegi empat atau kotak hanya dengan drag dan klik mouse kamu. Memiliki satu jenis lagi yaitu 3-point rectangle tool.
3-Point Rectangle tool : berfungsi untuk membentuk persegi empat dan kotak dengan menyusun nya per titik.
Ellipse tool
berfungsi untuk menggambar elips dan lingkaran hanya dengan drag dan klik mouse kamu. Juga memiliki satu jenis lagi yaitu 3-point ellipse tool.
3-Point Ellipse tool : untuk menggambar elips dan lingkaran dengan menyusun nya per titik.
Polygon tool
berfungsi untuk menggambar bentuk persegi banyak, hanya dengan drag dan klik mouse. Memiliki turunan 4 macam tools, yaitu :
Star tool : untuk menggambar berbagai macam bentuk bintang.
Complex Star tool : untuk menggambar bentuk bintang yang memiliki banyak potongan sisi.
Graph Paper tool : untuk menggambar bentuk kisi-kisi / susunan kotak-kotak seperti jala-jala.
Spiral tool : untuk menggambar lingkaran spiral secara simetris atau logaritmis
Basic Shapes tool
berfungsi untuk mempermudah/mempercepat proses menggambar bentuk segitiga, lingkaran, silinder, love/hati, dan masih banyak lagi bentuk-bentuk lainnya. Memiliki turunan 4 macam tools, yaitu :
Arrow shapes tool : untuk menggambar bentuk tanda panah dalam berbagai variasi
Flowchart shapes tool : untuk memudahkan menggambar suatu bagan (chart)
Banner shapes tool : untuk menggambar bentuk pita atau bentuk ledakan
Callout shapes tool : untuk menggambar bentuk balon bicara (ilustrasi bicara) dan label
Penjelasan Shortcut Untuk Corel Draw X3
(Keterangan :)

Break Apart →→ Ctrl+K
Combine →→ Ctrl+L
Contour →→ Ctrl+F9
Copy →→ Ctrl+C
Copy →→ Ctrl+Insert
Duplicate →→ Ctrl+D
Ellipse →→ F7
Envelope →→ Ctrl+F7
Export →→ Ctrl+E

Find Text →→ Alt+F3
Format Text →→ Ctrl+T
Freehand →→ F5
Full-Screen Preview →→ F9
Graph Paper →→ D
Group →→ Ctrl+G
Import →→ Ctrl+I
Lens →→ Alt+F3
New →→ Ctrl+N
Open →→ Ctrl+O
Options →→ Ctrl+J

Paste →→ Ctrl+V
Paste →→ Shift+Insert
Polygon →→ Y
Position →→ Alt+F7
Print →→ Ctrl+P
Rectangle →→ F6
Repeat →→ Ctrl+R
Rotate →→ Alt+F8
Save →→ Ctrl+S
Scale →→ Alt+F9
Spell Check →→ Ctrl+F12
Spiral →→ A

Text →→ F8
Undo →→ Ctrl+Z
Undo →→ Alt+Backspace
Ungroup →→ Ctrl+U
Visual Basic Editor →→ Alt+F11
What's This? →→ Shift+F1

Align Bottom →→ B
Align Centers Horizontally →→ E
Align Centers Vertically →→ C
Align Left →→ L
Align Right →→ R
Align To Baseline →→ Alt+F12
Align Top →→ T
All Small Capitals →→ Ctrl+Shift+K
Artistic Media →→ I
Back →→ Ctrl+PgDn
Bold →→ Ctrl+B
Brightness/Contrast/Intensity →→ Ctrl+B
Bring up Property Bar →→ Ctrl+Return
Bullet →→ Ctrl+M
Change Case →→ Shift+F3
Center →→ Ctrl+E
Center to Page →→ P
Color Balance →→ Ctrl+Shift+B
Color →→ Shift+F12
Color →→ Shift+F11
Convert →→ Ctrl+F8
Convert To Curves →→ Ctrl+Q
Convert Outline To Object →→ Ctrl+Shift+Q
Cut →→ Ctrl+X
Cut →→ Shift+Delete
Delete →→ Delete
Delete Character to Right →→ Delete
Delete Word to Right →→ Ctrl+Delete
Distribute Bottom →→ Shift+B
Distribute Centers Horizontally →→ Shift+E
Distribute Centers Vertically →→ Shift+C
Distribute Left →→ Shift+L
Distribute Right →→ Shift+R
Distribute Spacing Horizontally →→ Shift+P
Distribute Spacing Vertically →→ Shift+A
Distribute Top →→ Shift+T
Drop Cap →→ Ctrl+Shift+D

Edit Text →→ Ctrl+Shift+T
Exit →→ Alt+F4
Eraser →→ X
Font List →→ Ctrl+Shift+F
Font Size Decrease →→ Ctrl+NUMPAD2
Font Size Decrease →→ Ctrl+NUMPAD2
Font Size Increase →→ Ctrl+NUMPAD8
Font Size Increase →→ Ctrl+NUMPAD8
Font Size List →→ Ctrl+Shift+P
Font Size Next Combo Size →→ Ctrl+NUMPAD6
Font Size Next Combo Size →→ Ctrl+NUMPAD6
Font Size Previous Combo Size →→ Ctrl+NUMPAD4
Font Size Previous Combo Size →→ Ctrl+NUMPAD4
Font Weight List →→ Ctrl+Shift+W
Force Full →→ Ctrl+H
Forward One →→ Ctrl+PgUp
Fountain →→ F11
Full →→ Ctrl+J
Graphic and Text Styles →→ Ctrl+F5
HTML Font Size List →→ Ctrl+Shift+H
Hand →→ H
Horizontal Text →→ Ctrl+,
Hue/Saturation/Lightness →→ Ctrl+Shift+U
Insert Character →→ Ctrl+F11
Interactive Fill →→ G
Italic →→ Ctrl+I
Left →→ Ctrl+L
Linear →→ Alt+F2
Mesh Fill →→ M
Micro Nudge Down →→ Ctrl+DnArrow
Micro Nudge Left →→ Ctrl+LeftArrow
Micro Nudge Right →→ Ctrl+RightArrow
Micro Nudge Up →→ Ctrl+UpArrow
Move Down 1 Frame →→ PgDn
Move Down 1 Line →→ DnArrow
Move Down 1 Paragraph →→ Ctrl+DnArrow
Move Left 1 Character →→ LeftArrow
Move Left 1 Word →→ Ctrl+LeftArrow
Move Right 1 Character →→ RightArrow
Move Right 1 Word →→ Ctrl+RightArrow
Move Up 1 Frame →→ PgUp
Move Up 1 Line →→ UpArrow
Move Up 1 Paragraph →→ Ctrl+UpArrow
Move to Beginning of Frame →→ Ctrl+Home
Move to Beginning of Line →→ Home
Move to Beginning of Text →→ Ctrl+PgUp
Move to End of Frame →→ Ctrl+End
Move to End of Line →→ End
Move to End of Text →→ Ctrl+PgDn
Navigator →→ N
Next Page →→ PgDn
None →→ Ctrl+N
Nudge Down →→ DnArrow
Nudge Up →→ UpArrow
Nudge Left →→ LeftArrow
Nudge Right →→ RightArrow
Pan Down →→ Alt+DnArrow
Pan Left →→ Alt+LeftArrow
Pan Right →→ Alt+RightArrow
Pan Up →→ Alt+UpArrow
Pen →→ F12
Previous Page →→ PgUp
Properties →→ Alt+Return
Redo →→ Ctrl+Shift+Z
Refresh Window →→ Ctrl+W
Right →→ Ctrl+R
Size →→ Alt+F10
Save As →→ Ctrl+Shift+S
Select Down 1 Frame →→ Shift+PgDn
Select Down 1 Line →→ Shift+DnArrow
Select Down 1 Paragraph →→ Ctrl+Shift+DnArrow
Select Left 1 Character →→ Shift+LeftArrow
Select Left 1 Word →→ Ctrl+Shift+LeftArrow
Select Right 1 Character →→ Shift+RightArrow
Select Right 1 Word →→ Ctrl+Shift+RightArrow
Select Up 1 Frame →→ Shift+PgUp
Select Up 1 Line →→ Shift+UpArrow
Select Up 1 Paragraph →→ Ctrl+Shift+UpArrow
Select all objects →→ Ctrl+A
Select to Beginning of Frame →→ Ctrl+Shift+Home
Select to Beginning of Line →→ Shift+Home
Select to Beginning of Text →→ Ctrl+Shift+PgUp
Select to End of Frame →→ Ctrl+Shift+End
Select to End of Line →→ Shift+End
Select to End of Text →→ Ctrl+Shift+PgDn
Shape →→ F10
Show Non-Printing Characters →→ Ctrl+Shift+C
Snap To Grid →→ Ctrl+Y
Style List →→ Ctrl+Shift+S
Super Nudge Down →→ Shift+DnArrow
Super Nudge Left →→ Shift+LeftArrow
Super Nudge Right →→ Shift+RightArrow
Super Nudge Up →→ Shift+UpArrow
Text →→ Ctrl+F10
To Back →→ Shift+PgDn
To Front →→ Shift+PgUp
Toggle Pick State →→ Ctrl+Space
Toggle View →→ Shift+F9
Underline →→ Ctrl+U
Vertical Text →→ Ctrl+.
View Manager →→ Ctrl+F2
Zoom →→ Z
Zoom Out →→ F3
Zoom One-Shot →→ F2
Zoom To Fit →→ F4
Zoom To Page →→ Shift+F4
Zoom To Selection →→ Shift+F2
Itulah beberapa fungsi-fungsi tool pada corel draw, semoga bermanfaat.

Cara Mengubah Ukuran Template Dan Elemen Blog


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Perhatian:
Jika lebar salah satu dari (Halaman Blog, Halaman Posting, Side Bar Blog, Header Blog, dan Footer Blog) diubah, maka akan mempengaruhi keserasian elemen yang lain. Oleh karena itu, jika sobat ingin mengubah lebar salah satu elemen, maka sobat juga harus menyesuaikan dengan lebar elemen yang lain, karena jika antara satu elemen yang satu dengan yang lain tidak serasi, maka tampilan blog sobat akan menjadi kacau, sobat tidak mau kan kalau tujuan sobat yang mulanya ingin menyesuaikan tampilan blog sobat sesuai keinginan dan selera sobat malah justru merusak blog sobat sendiri. Seperti yang sudah saya bilang diatas, jangan langsung di save melainkan di pratinjau terlebih dahulu, jika sudah sesuai dengan keinginan sobat barulah sobat save.
 
Tahap pertama :

* Login ke Blog sobat
* Klik Tata Letak
* Klik Edit HTML
* Copy dulu template sobat (rekomendasi).

UNTUK MENGUBAH UKURAN HALAMAN BLOG
Cari kode di bawah ini:
Spoiler:
 
#outer-wrapper {
width: 660px;
margin:0 auto;
padding:10px;
text-align:$startSide;
font: $bodyfont;
}


Untuk memudahkan mencari Kode di Atas gunakan bantuan dengan menekan Ctrl + F
Untuk mengubah ukuran lebar Halaman Blog, sobat cukup mengubah angka pada width sesuai dengan keinginan sobat


UNTUK MENGUBAH UKURAN HALAMAN POSTING
Cari kode di bawah ini:
Spoiler:
 
#main-wrapper {
width: 410px;
float: $startSide;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden;/* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
}
 
UNTUK MENGUBAH UKURAN SIDEBAR BLOG
Cari kode di bawah ini:
Spoiler:
 
#sidebar-wrapper {
width: 220px;
float: $endSide;
word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */
overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */
}


UNTUK MENGUBAH UKURAN HEADER BLOG
Cari kode di bawah ini:
Spoiler:
 
#header-wrapper {
width:660px;
margin:0 auto 10px;
border:1px solid $bordercolor;
}

UNTUK MENGUBAH UKURAN FOOTER BLOG
Cari Code di bawah ini:
Spoiler:
 
#footer {
width:660px;
clear:both;
margin:0 auto;
padding-top:15px;
line-height: 1.6em;
text-transform:uppercase;
letter-spacing:.1em;
text-align: center;
}

Untuk memudahkan mencari Kode di Atas gunakan bantuan dengan menekan Ctrl + F untuk  mengubah semua ukuran yang di atas, sobat cukup mengubah angka pada width sesuai keinginan sobat.
 
Sobat  sekarang sedang membaca artikel tentang cara mengubah ukuran template dan elemen blog, semoga bermanfaat.